Body Treatment

Just another WordPress.com weblog

Cegah Kanker Dalam Rahim Dengan Papsmear November 30, 2008

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 10:09 am

Jika ditanya penyakit apa yang paling ditakuti oleh wanita, mungkin kanker leher rahim adalah jawaban yang paling banyak diberikan oleh kaum wanita masa kini, padahal kanker jenis ini dapat disembuhkan secara total asal terdeteksi sedini mungkin.

Saat ini, dengan deteksi dini dan penanganan yang benar, kanker leher rahim atau kanker serviks, dapat disembuhkan total, dengan kemungkinan penyakit timbul kembali nol persen. Bahkan, menurut para ahli kandungan, kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang paling cepat disembuhkan, dengan prosentase kesembuhan seratus persen.

Selain itu untuk mendeteksi adanya kanker ini di dalam tubuh, seorang wanita tak perlu merogoh kocek yang tebal. Hanya dengan beberapa puluh ribu saja untuk menjalankan tes papsmear, wanita dapat segera bisa tahu apakah mengidap kanker leher rahim atau tidak.

Sayangnya, dengan berbagai peluang kesembuhan di atas, berdasarkan sebuah penelitian di AS, dari lima kasus pasien kanker leher rahim, lima-limanya selalu berakhir kematian dalam waktu paling lambat lima tahun setelah kanker terdeteksi.

Penelitian tersebut juga menyebutkan empat dari seratus wanita akan terkena kanker leher rahim, artinya, kemungkinan wanita menderita kanker leher rahim sangat tinggi. Ini dikarenakan banyak perempuan tidak mau atau takut memeriksakan diri untuk mengetahui adanya kanker leher rahim, sehingga kanker terlambat terdeteksi. Setelah diketahui mengidap kanker leher rahim pun banyak dari mereka memilih pura-pura tidak perduli dari pada melakukan pemeriksaan ulang kemudian disembuhkan segera. Itulah sebabnya mengapa penderita kanker leher rahim hampir selalu berakhir dengan kematian.

Kenapa Takut?
Ketakutan dan keengganan para wanita pada deteksi dan penyembuhan kanker leher rahim, umumnya diawali sejak pemeriksaan papsmear. Pemeriksaan ini seperti pemeriksaan dalam, dimana ibu dalam posisi litotomi – berbaring, kaki terbuka – akan menjalani pengambilan sedikit cairan vagina menggunakan speculum atau alat berupa sendok. Sakit? Tentu tidak, apalagi jika seorang wanita pernah melahirkan. Masuknya benda asing ke dalam vagina untuk pengambilan sel leher rahim ini mungkin terasa “kecil” dibanding rasa nyeri yang dialami ketika mengeluarkan bayi berkilo-kilo. Contoh sel leher rahim akan diambil dari vagina bagian atas dan dari dalam saluran leher rahim. Setelah itu hasilnya diperiksa di laboratorium. Melalui metode papsmear ini dapat diketahui dengan segera apakah wanita memiliki kemungkinan terkena kanker leher rahim atau tidak. Biasanya sel kanker memiliki ciri kurang lengket dibanding sel sehat, selain itu lebih mudah terkelupas ke dalam saluran kemaluan.

Hasil pemeriksaan papsmear yang menunjukan adanya kelainan sel umumnya jarang terjadi. Dari 1000 pemeriksaan, hanya 20 wanita yang hasil pemeriksaannya menunjukan adanya sel yang tidak normal, dan bisanya tiga diantaranya tidak perlu dikhawatirkan. Jika ditemukan adanya sel yang tidak normal, biasanya akan segera dilakukan pemeriksaan ulangan. Dalam pemeriksaan ulangan sel dari dalam leher rahim diambil setelah leher rahim diperiksa dengan kaca pembesar yang disebut kolposkop. Meski tidak secepat pemeriksaan pertama, untuk pemeriksaan lanjutan pun kaum wanita tidak perlu dirawat inap, karena pengambilan sel hanya butuh waktu kurang dari sepuluh menit dan tidak memerlukan pembiusan. Setelah dilakukan pengambilan jaringan, leher rahim akan kembali sembuh dengan baik. Kecuali jika jaringan yang diperlukan lebih besar, baru perlu dirawat untuk menghindari kemungkinan adanya gangguan. Meski hal ini hampir tidak pernah terjadi.

Segera Ditolong
Bila melalui pemeriksaan lanjutan diketahui wanita memiliki sel-sel kanker pada rahimnya, dokter akan segera mengobati. Jika penderita masih menginginkan punya anak, pengobatan dilakukan hanya dengan mengorek daerah yang terkena. Tetapi bila ia sudah merasa cukup punya keturunan, lebih baik rahimnya dibuang sama sekali.

Semua pengobatan ini, lanjutnya, harus dilakukan dengan rutin dibarengi pemeriksaan secara teratur guna mencegah kanker hinggap lagi. Kalau dilihat cara pemeriksaan dan penangannya, kanker leher rahim ini sangat sederhana bukan? Yang jadi masalah, banyak wanita terlambat diketahui mengidap kanker leher rahim karena enggan dan takut sejak awal. Padahal kanker ini kasat mata, artinya, seorang perempuan muda yang tampak sehat, bisa saja ternyata menderita kanker leher rahim stadium lanjut atau gawat.

Perempuan moderen, yang peduli pada kesehatannya dan pada keluarga yang dicintai di rumah, seharusnya peduli untuk melakukan tes papsmear. Papsmear menjadi lebih penting dan harus dilakukan begitu perempuan melakukan hubungan seksual, pernah melahirkan, melahirkan sebelum usia dua puluh tahun, atau mengalami menopause.

Pada perempuan yang pernah berhubungan dengan banyak pria, resiko terkena kanker leher rahim meningkat menjadi dua kali lipat. Ini karena peluang mereka dihinggapi Kuman Klamidia yang diduga dapat menjadi pemicu munculnya sel kanker leher rahim, lebih besar. Sedangkan kuman ini ditularkan melalui hubungan seksual. Pemeriksaan papsmear yang dilakukan sesegera mungkin, terutama oleh wanita yang pernah bersenggama, akan memberikan manfaat cukup tinggi, karena kalau terdeteksi kanker biasanya stadiumnya sangat awal. Artinya, kanker dapat disembuhkan dengan cepat hingga 100 persen.

Sebaliknya, menurutnya, kanker leher rahim yang baru diketahui pada stadium tinggi umumnya sulit diobati dengan cara apa pun. Jadi, yuk, kita papsmear.

Sekali Papsmear, Empat Kanker Terdeteksi
Terimakasih pada Profesor Papanicolau, berkat metode papsmear yang ditemukannya, harapan wanita hidup lebih sehat dan lebih lama, semakin besar.

Pemeriksaan papsmear selain dapat mendeteksi adanya kanker leher rahim, ternyata juga dapat mendeteksi dugaan adanya kanker di kawasan peranakan lainnya, yaitu kanker indung telur – yang menyerang organ reproduksi – kanker lubang kemaluan biasanya menyerang wanita usia lanjut, dengan ciri gatal tak terkendali, dan kanker badan rahim, yang biasanya menyerang wanita usia 55 tahun ke atas.

Khusus kanker indung telur, ini juga tergolong kanker yang populer menyerang wanita karena kira-kira 5% dari semua kanker yang menyerang wanita mengenai indung telur. Atau bila dihitung dari seluruh jenis kanker daerah peranakan, maka kira-kira 10% di antaranya adalah kanker indung telur. Gejala pertamanya adalah pembesaran indung telur yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan dalam.

 

Mempercantik Payudara dengan Pisau Bedah April 9, 2008

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 12:11 pm

Payudara sering dianggap menjadi bagian yang paling penting dari tubuh wanita karena dianggap menjadi lambang kewanitaan seseorang. Era globalisasi dan keterbukaan membuat kaum hawa lebih peduli dengan bentuk tubuh termasuk payudaranya. Bentuk payudara yang cantik menjadi dambaan setiap wanita.

Seringkali bentuk dan ukuran yang kurang memadai menimbulkan efek psikologis. Hal ini dapat mengganggu keharmonisan keluarga jika pada akhirnya menimbulkan hambatan dalam hubungan dengan suami. Keluhan-keluhan payudara dapat berupa ukuran payudara yang tidak sesuai dengan keinginan (terlalu kecil atau terlalu besar), tidak simetris atau kendur.
“Payudara dengan ukuran yang cukup besar, kenyal dan padat menjadi gambaran ideal wanita. Namun sebenarnya nilai estetis ukuran berbeda-beda,” ujar dr. Enrina Diah SpBP, Staf Pengajar Sub Bagian Bedah Plastik FKUI-RSCM yang juga berpraktik di Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta Selatan.

Jadi bagaimana agar payudara menjadi lebih indah sesuai harapan? solusinya adalah operasi. Bisa perbesar atau perkecil, memperbaiki kesimetrisan, hingga pengencangan aset berharga wanita ini.

Menurut Enrina, operasi pembesaran payudara sering dilakukan karena kadang menimbulkan kurang percaya dirinya penderita akibat payudara yang terlalu kecil. Gangguan ini dapat dalam pilihan pakaian dan mengganggu hubungan suami istri. Suami yang mendambakan payudara besar dan berisi mungkin akan kecewa mendapati milik istrinya hanya sebesar jeruk, bukan semangka, seperti yang dibayangkannya.

Tindakan pembesaran dilakukan dengan memasang implan. Implan yang dipasang berupa kantung berisi silikon maupun cairan garam fisiologis. “Tindakan pemasangan ini dapat melalui beberapa garis sayatan baik di bawah payudara, sekitar puting, maupun ketiak. Umumnya garis sayatan akan samar setelah satu tahun,” lanjut Enrina.

Manusia memang tidak pernah puas. Ada wanita yang diberkahi payudara ukuran ekstra, namun merasa risi karena tatapan penasaran dari orang-orang, atau keluhan sakit punggung–seperti yang terjadi pada penyanyi sensual Dolly Parton dengan ukuran payudara luar biasa ekstra. Operasi mengurangi ukuran payudara, kata Enrina, umumnya dilakukan di negara Eropa dan Amerika.
“Umumnya penderita meminta dilakukan operasi karena ukuran payudara yang terlalu besar menimbulkan gangguan fisik berupa gangguan postur tubuh bahkan nyeri punggung akibat menahan beban berat. Keluhan lain dapat terjadi pada kulit, lecet akibat beban berat,” ujarnya.

Penderita seperti di atas dapat ditolong dengan mengurangi besar dan berat payudara dengan operasi. Pernah dengar ada wanita yang punya payudara asimetris kanan dan kiri alias tidak seimbang? Bisa kok dipercantik. Menurut Enrina ketidaksimetrisan payudara terjadi akibat gangguan perkembangan salah satu payudara, yang mungkin lambat atau tidak berkembang. Terapi dilakukan dengan pemasangan implan pada sisi yang sakit.

Selain itu kita sering dengar keluhan mengenai payudara sehat yang mengendur, umumnya terjadi pada ibu yang sudah melahiran dan menyusui. Untuk kasus ini dapat dilakukan operasi pengencangan, alami kekendoran sehingga dapat sekaligus dilakukan operasi pengencangan payudara sisi yang sehat.

Untuk sejumlah orang, payudara yang tidak sekencang dulu membuat minder. Berbagai krim mahal yang diklaim mempu mengencangkan payudara dibeli, namun ternyata hasilnya tak sesuai yang diharapkan. Pengencangan payudara bisa dilakukan, dan hasilnya optimal, dengan mengurangi kulit yang berlebih dan puting dikembalikan ke posisi yang ideal dengan cara operasi.

Kapan dilakukan operasi pada payudara? “Jika seorang wanita menderita kondisi seperti yang disebutkan sebelumnya, dan punya keinginan sendiri untuk mengubah payudara menjadi lebih baik,” ujar Enrina yang juga berpraktik di RS Royal Taruna.

Namun Enrina berpesan operasi sebaiknya ditunda jika menderita penyakit yang berat seperti penyakit jantung, sakit gula yang tidak terkontrol, dan penyakit berat lainnya. Jika menderita penyakit tersebut operasi dilakukan setelah kondisi tersebut mendapat penanganan yang baik.

Khusus pada penderita yang merokok sangat dianjurkan untuk tidak merokok maupun minum alkohol dua minggu sebelum operasi.

 

Kulit Payudarapun Halus & Kencang!

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 12:08 pm

Bila Anda berpikir kulit payudara hanya perlu dirawat setelah proses menyusui, Anda salah besar. Kulit payudara lebih lembut dan tipis dibandingkan kulit bagian tubuh lain sehingga mudah kering. Merawatnya sudah bisa dimulai sejak dini agar payudara senantiasa sehat, indah dan kencang!

* Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat

* Oleskan payudara dengan minyak zaitun untuk menjaga kelembapannya. Untuk hasil maksimal, lakukan pijatan

ringan dengan gerakan lembut.

* Jika di akhir hari Anda tidak berkeringat berlebihan, hindari pemakaian sabun di area seputar puting susu (areola)

saat mandi. Beberapa jenis sabun dapat membuat kulit di sekitar payudara menjadi kering.

* Hindari kegiatan menggosok payudara dengan handuk secara kasar setelah selesai mandi. Perlakuan ini  bisa

mengakibtkan puting susu terasa sakit dan perih sesudahnya.

* Gunakan masker yang berbahan dasar tepung beras (Amylum Oryzae) untuk mengencangkan, menghaluskan kulit,

memperindah bentuk payudara serta memperlambat datangnya keriput.

Cara pemakaiannya:

1. Campur masker dengan air mawar, kemudian oleskan merata pada payudara dengan kuas.

2. Biarkan 10-15 menit atau sampai mengering

3. Bilas dengan air hangat hingga bersih, lalu kompreslah dengan es dan tepuk tepuklah payudara dengan kapas

yang telah dibasahi penyegar.

 

Tips Merawat Payudara

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 2:40 am

Tips Merawat Payudara Indah

Kelainan pada payudara pastilah merupakan mimpi buruk bagi wanita. Percaya diri lenyap, dan tak jarang memengaruhi hubungan dengan pasangan.

Apa saja kelainan payudara dan bagaimana merawat payudara agar sehat dan indah?

Payudara ternyata juga butuh perawatan agar bisa sehat dan indah terawat. Kelainan pada payudara timbul dalam berbagai bentuk. Ada pula yang karena faktor bawaan, pula karena kelainan hormon. Menurut dr. Sonar Soni Panigoro, SpB.K-Onk dari Klinik Swadana Bedah Tumor RSCM, Jakarta, secara garis besar kelainan-kelainan pada payudara wanita terbagi dalam 5 kelompok besar, yakni:

1. Infeksi Payudara

Infeksi ini terbagi dua, infeksi pada masa menyusui dan infeksi yang umumnya sering terjadi. “Bisa akibat kuman atau virus dari luar yang masuk ke dalam tubuh. Biasanya, payudara akan membengkak dan muncul keluhan rasa nyeri,” tutur Sonar. Infeksi payudara lebih sering terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Pasalnya, air susu ibu (ASI) merupakan media paling subur bagi pertumbuhan kuman-kuman penyakit. Jika ada hambatan dalam proses pengeluaran air susu, maka kuman jadi lebih mudah masuk.

“Wanita yang sedang menyusui kerap mengeluh demam. Selain itu, payudara akan terasa sakit dan memerah. Kalau infeksi sudah parah, bisa pecah seperti bisul,” tambah Sonar. Namun, bukan tak mungkin infeksi juga dialami wanita yang tidak sedang menyusui. “Ini akibat masuknya kuman pada lapisan kelenjar payudara.”

2. Kelainan Bawaan

Payudara manusia sebenarnya seperti pada binatang. Manusia memiliki 6 pasang payudara. Posisi yang akan menjadi cikal bakal payudara dimulai dari pangkal ketiak hingga selangkangan. Pada saat kehamilan 10 minggu, ini akan hilang, kecuali di kiri-kanan dada. Pada beberapa orang, fase tersebut bisa saja terhambat. “Ini dapat menyebabkan tumbuh payudara lebih dari sepasang. Oleh sebab itu, beberapa wanita memiliki payudara lebih dari sepasang. Bahkan, payudara tambahan ini kadang dilengkapi puting susu juga,” lanjutnya.

Besar-kecilnya kelenjar payudara tambahan ini pun bervariasi. “Lebih sering terjadi, adanya gumpalan kelenjar payudara pada salah satu sisi ketiak. Tapi, ada pula yang kelenjar payudaranya tidak terbentuk sama sekali, atau perkembangan kedua payudara tidak berjalan normal,” tambah Sonar.

Wanita dengan kelainan seperti ini biasanya tak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Tak jarang, kelainan bawaan ini membuat wanita kehilangan rasa percaya dirinya. Dokter biasanya akan mengambil langkah operasi estetika. Menurut Sonar, munculnya kelenjar payudara tambahan ini juga perlu diwaspadai. “Soalnya, benjolan yang tumbuh sebagai payudara tambahan ini kemungkinan bisa berkembang menjadi tumor.”

3. Status Hormon

Kelainan hormonal cukup sering dikeluhkan wanita. Timbul nyeri dan pegal pada payudara. Keluhan sering terjadi menjelang atau ketika tiba masa menstruasi. “Rasa sakit bervariasi, ada yang nyeri biasa, tapi ada juga yang merasa nyeri luar biasa,” tutur Sonar.

Payudara disiapkan tubuh untuk memproduksi air susu pada akhir masa kehamilan. Ketika menstruasi, kondisi payudara dipengaruhi oleh hormon kewanitaan. “Ini yang membuat payudara terasa lebih padat dan kencang. Tak jarang disertai munculnya benjolan, selain keluar cairan dari kedua puting susu.” Sonar mengganggap kelainan hormonal ini merupakan reaksi wajar. “Kecuali bila muncul rasa sakit yang hebat, sebaiknya segera kunjungi dokter.”

4. Neoplasma-Tumor

Tumor terbagi tumor jinak dan ganas. “Selama 30 tahun ini, pasien di Indonesia lebih banyak mendatangi dokter setelah tumor yang diidapnya memasuki stadium lanjut,” ungkap Sonar. Hal itu tentu saja mengakibatkan pengobatan medis yang diberikan tidak maksimal.

5. Kelainan lain

Salah satunya adalah trauma pada payudara. “Trauma dapat terjadi karena adanya benturan keras pada payudara,” jelas Sonar.

Oleskan Minyak zaitun

Berkurangnya kekencangan payudara merupakan momok bagi kaum wanita. Oleh sebab itu, payudara perlu dirawat, selayaknya kita merawat bagian tubuh lainnya.

1. Kenakan bra untuk menjaga bentuk payudara tetap indah. Pilih ukuran bra yang sesuai agar dapat menopang payudara dengan baik.

2. Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang dibasahi air hangat.

3. Oleskan minyak zaitun pada payudara untuk menjaga kelembaban. Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan pijatan ringan dengan gerakan lembut.

4. Lakukan senam ringan dengan fokus untuk memperkuat otot dada.

Awas Kanker Payudara

Gejala awal penyakit yang jadi momok wanita ini ditandai munculnya benjolan sebesar kelereng.

Benjolan ini tak teraba dengan tangan ketika ukurannya masih kecil. Selain itu, salah satu puting susu mengeluarkan cairan berwarna merah dan berbekas di bra. Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia. “Ini karena beberapa faktor. Bisa jadi mereka enggak tahu atau merasa malu berobat. Kebanyakan pasien lebih memilih pengobatan alternatif. Mereka mendatangi dokter setelah penyakitnya mencapai stadium lanjut,” papar Sonar.

Salah satu upaya mengetahui kelainan pada payudara adalah dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). SADARI dapat dilakukan 7-10 hari sesudah menstruasi hari terakhir. Untuk membantu proses ini, oleskan sedikit minyak zaitun atau busa sabun mandi di permukaan payudara. Ini akan memperlicin permukaan payudara. Selain itu tangan menjadi lebih sensitif meraba kemungkinan adanya benjolan di payudara.

Langkah-langkah melakukan SADARI:

a. Dalam posisi berbaring telentang, letakkan tangan kanan di bawah kepala. Letakkan sebuah bantal kecil di bawah punggung sebelah kanan.

b. Raba seluruh bagian payudara sebelah kanan dengan menggunakan 3 ujung jari tengah yang dirapatkan.

c. Lakukan gerakan memutar dan tekanan lembut tetapi mantap. Lakukan gerakan ini mulai dari bagian pinggir searah jarum jam.

d. Ulangi gerakan serupa pada payudara sebelah kiri. Rasakan dan perhatikan dengan seksama, apabila muncul benjolan yang mencurigakan.

e. Tekan pelan-pelan daerah di sekitar puting. Perhatikan, apakah puting mengeluarkan cairan yang tidak normal.

f. Dalam posisi berdiri dan lengan lurus ke bawah, teliti kedua payudara di depan cermin. Perhatikan, bila ada benjolan atau perubahan bentuk payudara.

g. Angkat kedua lengan lurus ke atas. Ulangi langkah di atas.

Jangan Asal Besar

Besar-kecilnya ukuran payudara memang relatif, tak sama pada masing-masing wanita.

Namun, ada asumsi, payudara yang besar akan lebih indah. Akibatnya, banyak wanita yang merasa tak puas dengan ukuran payudara mereka dan berusaha melakukan rekonstruksi payudara, baik dengan operasi payudara maupun pemakaian obat-obatan yang dipercaya bisa membesarkan ukuran payudara.

“Tindakan operasi payudara tidak boleh dilakukan sembarangan, seperti yang terjadi di salon-salon kecantikan, misalnya,” ujar Sonar. Operasi pembesaran payudara sebaiknya dilakukan dokter ahli bedah estetika. Pasalnya, pembesaran payudara secara ilegal dapat berakibat fatal. Pada beberapa kasus, akibat fatal terjadi karena penyuntikan silikon cair pada kelenjar payudara. “Silikon menyebar dan bereaksi dengan organ tubuh lainnya. Ini sangat berbahaya,” lanjut Sonar. “Yang benar adalah dengan silikon dalam kantung yang ditanam pada kelenjar payudara. Tindakan ini aman selama dilakukan dengan benar.”

Belakangan juga banyak beredar produk perawatan untuk memperbesar ukuran payudara. Sebagian wanita ada yang mencoba produk berbentuk krim untuk membesarkan payudara.

“Tapi ini pun belum terbukti efektif. Perkembangan payudara hanya bisa dipengaruhi oleh faktor hormonal,” tukas Sonar. Penggunaan obat-obatan yang mengandung hormon juga tidak disarankan. Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan efek samping tertentu, seperti kenaikan berat badan dan munculnya kelainan lain. (Nova)

 

Perawatan Daerah Kewanitaan

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 2:38 am

Perawatan organ intim wanita

Cara membersihkan daerah kewanitaan yang terbaik ialah membasuhnya dengan air bersih. Satu hal yang harus diperhatikan dalam membasuh daerah kewanitaan kita, terutama setelah buang air besar (BAB), yaitu dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang (dari vagina ke arah anus), bukan sebaliknya. Mengapa demikian? karena apabila kita terbalik arah membasuhnya, maka kuman dari daerah anus akan terbawa ke depan dan dapat masuk ke dalam vagina.

Apabila kita menggunakan sabun untuk membersihkan daerah intim kita, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan pH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-pH netral.

Bagaimana dengan sabun / pembersih khusus vagina?

Sebaiknya kita menghindari pemakaian berbagai jenis pembersih vagina, sebab didalam vagina kita sebenarnya telah ada suatu mekanisme alami yang telah diciptakan Allah SWT, dimana mekanisme alami ini akan mempertahankan keseimbangan keasaman vagina kita. Mekanisme ini diperankan oleh bakteri normal yang secara alami terdapat dalam vagina kita. Apabila keseimbangan tersebut terganggu, bakteri baik dalam vagina akan mati dan malah akan berkembang bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.

Apabila kita membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun dan sejenisnya, sebaiknya hanya dibagian luar saja. Misalnya bagi wanita yang sudah besuami, setelah berhubungan suami-istri, kita boleh menggunakan pembersih vagina, yaitu untuk mengembalikan keasaman vagina, karena sifat sperma laki-laki adalah basa. Tapi sekali lagi dr. Inong menekankan hanya dibagian luarnya saja, jangan disemprotkan kedalam vagina.

Sebaiknya gunakan sabun bayi karena biasanya sabun bayi memiliki pH netral. Setelah memakai sabun, hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), sebab bila masih ada sisa sabun yang tertinggal malah dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, harus dikeringkan dengan handuk atau tissue, tetapi jangan digosok-gosok.

Dr. Inong juga menekankan jangan menggunakan bedak untuk daerah kewanitaan, termasuk juga pada bayi terutama bayi perempuan. Sebab menurut penelitian terbaru, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk. Mengapa demikian? Karena bedak tersebut dapat masuk kedalam vagina yang dikemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti misalnya tumor (granuloma, dsb).

Jika kita ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ketelapak tangan kita, baru kemudian kita usapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Hal ini untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam vagina bayi.

Hal lain yang juga ditekankan oleh beliau adalah jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam organ intim kita.

Apabila kita menggunakan WC umum, sebaiknya sebelum duduk siram dulu WC tersebut (di-flushing) terlebih dahulu baru kemudian kita gunakan. Hal ini penting karena banyak penderita penyakit kelamin, setelah ditelusuri ternyata mereka pernah menggunakan toilet yang sebelumnya digunakan oleh penderita penyakit kelamin. Biasanya para penderita penyakit kelamin ingin supaya orang lain juga terkena penyakit yang sama, sehingga mereka menempuh berbagai cara untuk menularkan penyakitnya tersebut. Salah satunya ialah dengan tidak menyiram WC yang mereka gunakan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah air yang kita gunakan untuk membasuh apabila kita menggunakan toilet umum. Sebaiknya ambil air langsung dari kran, jangan mengambil air yang sudah ada di bak mandi, karena menurut penelitian air dalam bak mandi sudah banyak mengandung bakteri.

Apabila kita tinggal atau berada di luar negeri, dimana tidak ada air di toilet, maka sebaiknya kita selalu membawa air mineral, untuk persediaan apabila sewaktu-waktu kita hendak ke toilet.

Hal-hal tersebut di atas harus juga kita tekankan kepada anak-anak kita sejak mereka berusia dini (kira-kita mulai usia 6 tahun), supaya mereka terbiasa sejak dini dalam menjaga kebersihan terutama daerah intimnya.

Pemakaian celana yang terlalu ketat juga sebaiknya kita hindari, karena hal ini menyebabkan kulit susah bernafas dan akhirnya bisa menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab dan teriritasi. Pemilihan bahan juga tidak kalah pentingnya, sebaiknya dianjurkan menggunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat, seperti misalnya katun.

Pemakaian pantyliner setiap hari secara terus menerus juga tidak dianjurkan. Pantyliner sebaiknya hanya digunakan pada saat keputihan banyak saja, dan sebaiknya jangan memilih pantyliner yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Menurut dr. Inong, daripada memakai pantyliner terus menerus lebih baik kita membawa celana dalam untuk ganti.

Begitu juga dengan pemilihan pembalut wanita, sebaiknya pilihlah pembalut yang tidak mengandung gel, sebab gel dalam pembalut kebanyakan dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan timbulnya rasa gatal.

Kapan saatnya kita mengganti pembalut? Yaitu apabila di permukaan pembalut telah ada gumpalan darah sebaiknya kita segera mengganti pembalut kita, walaupun baru saja kita ganti pembalut. Alasannya ialah karena gumpalan darah yang terdapat di permukaan pembalut tersebut merupakan tempat yang sangat baik untuk perkembangan bakteri dan jamur.

Bagaimana cara membersihkan bulu kemaluan yang benar?

Pada prinsipnya kita tidak boleh membersihkan bulu daerah kemaluan dengan cara mencabutnya. Sebab, apabila kita mencabut bulu kemaluan, maka akan timbul lubang pada bekas cabutan tersebut, dan ini dapat menjadi jalan masuk bagi kuman / bakteri dan jamur yang selanjutnya dapat mengakibatkan timbulnya iritasi dan penyakit kulit di daerah tersebut.

Menurut hadist Rasulullah SAW, minimal setiap 40 hari sekali kita dianjurkan untuk merapikan bulu kemaluan kita.

Bulu kemaluan yang terlau lebat (yang tidak pernah dirapikan) dapat menjadi tempat tumbuhnya kutu, bakteri/kuman serta jamur, yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Menurut dr. Inong, merapikan disini bisa hanya dengan memendekkan saja. Misalnya dipendekkan kira-kira setengah sentimeter dengan menggunakan gunting. Atau apabila kita hendak mencukurnya bisa menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut yang sebelumnya sudah kita cuci dahulu dengan sabun dan disiram air panas. Setelah digunakan, alat cukur dicuci kembali dan disimpan ditempat yang bersih dan kering, jangan disimpan ditempat yang lembab, karena bisa ditumbuhi jamur dan bakteri. Juga jangan menggunakan alat cukur secara bergantian, walaupun dengan suami kita.

Kenapa bisa timbul bisul di daerah kewanitaan kita?

Bisul yang timbul di daerah kemaluan kita bisa karena higiene / kebersihan daerah intim yang kurang atau bisa juga timbul karena pengaruh hormon. Bisul yang tibul karena pengaruh hormon biasanya muncul secara periodik. Hal ini disebabkan karena saat menjelang haid hormon progesteron dalam tubuh kita meningkat jumlahnya, Hal ini menyebabkan bakteri lebih mudah tumbuh. Jadi saat menjelang menstruasi kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan daerah kewanitaan kita dan jangan sampai daerah tersebut lembab. Caranya ialah dengan memakai celana yang longgar atau mengenakan rok. Juga memilih celana dalam dengan bahan yang menyerap keringat.

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.