Body Treatment

Just another WordPress.com weblog

Mempercantik Payudara dengan Pisau Bedah April 9, 2008

Filed under: Tips Merawat Daerah Kewanitaan — canmanpink @ 12:11 pm

Payudara sering dianggap menjadi bagian yang paling penting dari tubuh wanita karena dianggap menjadi lambang kewanitaan seseorang. Era globalisasi dan keterbukaan membuat kaum hawa lebih peduli dengan bentuk tubuh termasuk payudaranya. Bentuk payudara yang cantik menjadi dambaan setiap wanita.

Seringkali bentuk dan ukuran yang kurang memadai menimbulkan efek psikologis. Hal ini dapat mengganggu keharmonisan keluarga jika pada akhirnya menimbulkan hambatan dalam hubungan dengan suami. Keluhan-keluhan payudara dapat berupa ukuran payudara yang tidak sesuai dengan keinginan (terlalu kecil atau terlalu besar), tidak simetris atau kendur.
“Payudara dengan ukuran yang cukup besar, kenyal dan padat menjadi gambaran ideal wanita. Namun sebenarnya nilai estetis ukuran berbeda-beda,” ujar dr. Enrina Diah SpBP, Staf Pengajar Sub Bagian Bedah Plastik FKUI-RSCM yang juga berpraktik di Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta Selatan.

Jadi bagaimana agar payudara menjadi lebih indah sesuai harapan? solusinya adalah operasi. Bisa perbesar atau perkecil, memperbaiki kesimetrisan, hingga pengencangan aset berharga wanita ini.

Menurut Enrina, operasi pembesaran payudara sering dilakukan karena kadang menimbulkan kurang percaya dirinya penderita akibat payudara yang terlalu kecil. Gangguan ini dapat dalam pilihan pakaian dan mengganggu hubungan suami istri. Suami yang mendambakan payudara besar dan berisi mungkin akan kecewa mendapati milik istrinya hanya sebesar jeruk, bukan semangka, seperti yang dibayangkannya.

Tindakan pembesaran dilakukan dengan memasang implan. Implan yang dipasang berupa kantung berisi silikon maupun cairan garam fisiologis. “Tindakan pemasangan ini dapat melalui beberapa garis sayatan baik di bawah payudara, sekitar puting, maupun ketiak. Umumnya garis sayatan akan samar setelah satu tahun,” lanjut Enrina.

Manusia memang tidak pernah puas. Ada wanita yang diberkahi payudara ukuran ekstra, namun merasa risi karena tatapan penasaran dari orang-orang, atau keluhan sakit punggung–seperti yang terjadi pada penyanyi sensual Dolly Parton dengan ukuran payudara luar biasa ekstra. Operasi mengurangi ukuran payudara, kata Enrina, umumnya dilakukan di negara Eropa dan Amerika.
“Umumnya penderita meminta dilakukan operasi karena ukuran payudara yang terlalu besar menimbulkan gangguan fisik berupa gangguan postur tubuh bahkan nyeri punggung akibat menahan beban berat. Keluhan lain dapat terjadi pada kulit, lecet akibat beban berat,” ujarnya.

Penderita seperti di atas dapat ditolong dengan mengurangi besar dan berat payudara dengan operasi. Pernah dengar ada wanita yang punya payudara asimetris kanan dan kiri alias tidak seimbang? Bisa kok dipercantik. Menurut Enrina ketidaksimetrisan payudara terjadi akibat gangguan perkembangan salah satu payudara, yang mungkin lambat atau tidak berkembang. Terapi dilakukan dengan pemasangan implan pada sisi yang sakit.

Selain itu kita sering dengar keluhan mengenai payudara sehat yang mengendur, umumnya terjadi pada ibu yang sudah melahiran dan menyusui. Untuk kasus ini dapat dilakukan operasi pengencangan, alami kekendoran sehingga dapat sekaligus dilakukan operasi pengencangan payudara sisi yang sehat.

Untuk sejumlah orang, payudara yang tidak sekencang dulu membuat minder. Berbagai krim mahal yang diklaim mempu mengencangkan payudara dibeli, namun ternyata hasilnya tak sesuai yang diharapkan. Pengencangan payudara bisa dilakukan, dan hasilnya optimal, dengan mengurangi kulit yang berlebih dan puting dikembalikan ke posisi yang ideal dengan cara operasi.

Kapan dilakukan operasi pada payudara? “Jika seorang wanita menderita kondisi seperti yang disebutkan sebelumnya, dan punya keinginan sendiri untuk mengubah payudara menjadi lebih baik,” ujar Enrina yang juga berpraktik di RS Royal Taruna.

Namun Enrina berpesan operasi sebaiknya ditunda jika menderita penyakit yang berat seperti penyakit jantung, sakit gula yang tidak terkontrol, dan penyakit berat lainnya. Jika menderita penyakit tersebut operasi dilakukan setelah kondisi tersebut mendapat penanganan yang baik.

Khusus pada penderita yang merokok sangat dianjurkan untuk tidak merokok maupun minum alkohol dua minggu sebelum operasi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s