Body Treatment

Just another WordPress.com weblog

Waspadai Terjadinya Penyakit Ginjal Kronis November 30, 2008

Filed under: Tips - Tips Hidup Sehat — canmanpink @ 9:58 am

Setiap organ-organ di tubuh kita tentu memiliki manfaat dan kepentingan masing-masing. Karena itu merawat kesehatan sudah tentu merupakan kewajiban setiap insan. Salah satu yang wajib untuk dirawat adalah ginjal. Mengapa? Karena umumnya kerusakan ginjal terjadi dalam waktu yang lama dan bertahap.

Penyakit ginjal, khususnya ginjal kronis, boleh dibilang penyakit dengan gejala yang laten. Penyebabnya, kerusakan ginjal berlangsung secara perlahan dan bertahap. Akibatnya, pasien baru sadar manakala penyakitnya sudah sampai tahap lanjut hingga harus dialisis. Sebenarnya, ada satu gejala khusus yang menunjukkan ginjal seseorang mengalami kerusakan, yaitu menurunnya jumlah urin.

Para ahli kesehatan menegaskan, berkurangnya jumlah urin tersebut bukan diakibatkan berkurangnya minum atau asupan cairan lainnya.

Tapi memang akibat penyakit ginjal kronik. Berkurangnya jumlah urin terjadi secara perlahan dan makin progresif, sehingga mencapai kurang dari 300 cc per 24 jam, bahkan sering tidak ada urin sama sekali.

Akibat berkurangnya urin akan timbul gejala lain, seperti adanya edema/pembengkakan pada tungkai atau muka dan ascites/penimbunan air dalam rongga perut. Ciri lainnya adalah peningkatan tekanan darah karena bersamaan dengan tertimbunnya air, garam pun ikut tertimbun. Biasanya, gejala-gejala ini akan diikuti anemia atau kadar Hb yang rendah.
Anemia, merupakan gejala yang paling sering terjadi. Penyebabnya yaitu berkurangnya produksi epo akibat makin rusaknya ginjal. Semakin berat penurunan fungsi ginjal, maka semakin rendah kadar Hb-nya. Ketika penderita masuk fase lanjut sehingga harus didialisis, biasanya terjadi hiperkalemia atau meningkatnya kadar kalium darah, serta asidosis metabolik atau terjadinya keasaman dalam darah.

Para ahli menyebutkan, secara sederhana fungsi ginjal dapat diukur dengan memeriksa kadar kreatinin serum. Peningkatan kadar kreatinin serum menggambarkan fungsi ginjal yang menurun. Pada orang dengan fungsi ginjal normal, lanjutnya, kadar kreatinin tercatat 0,5 mg/dl hingga 1,1 mg/dl. Namun, kadar kreatinin 1,5 mg/dl masih dianggap normal.

Untuk pemeriksaan lanjutan, dapat dilakukan tes klirens kreatinin (TKK) atau mengukur laju filtrasi glomerular (glomerular filtration rate, GFR). Tentunya semua itu hanya dapat dilakukan ketika Anda memutuskan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh atau general check up rutin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s